← Kasus penggunaan
Reuni

Kita bertemu setiap sepuluh tahun sekali: kali ini, mari kita simpan semuanya.

Pertemuan keluarga atau reuni menyatukan orang-orang yang telah terpisah selama bertahun-tahun. Fotelya menyatukan foto-foto mereka hari itu dan arsip mereka sebelum masing-masing pulang.

Masalah reuni

Paradoks reuni: kita menantikan momen ini selama bertahun-tahun, menjalaninya dengan intens, lalu masing-masing pulang ke rumah dan foto-foto tak pernah beredar. Lebih buruk lagi: harta arsip, foto-foto generasi sebelumnya, musim panas masa lalu, kelas-kelas salju, tetap tersimpan dalam kardus yang tak pernah dibagikan. Padahal ini adalah hari yang tepat untuk menyatukan semuanya.

Bagaimana Fotelya menjawabnya

I

QR di meja makan

Anda membuat album dan menempatkan QR di meja-meja: masing-masing memindainya di antara percakapan.

II

Hari ITU dan arsip

Foto-foto hari itu, tetapi juga foto-foto lama yang dipindai atau difoto: semuanya bergabung dalam album.

III

Semua pulang dengan semuanya

Album lengkap dibagikan kepada semua: kenangan bersama, akhirnya ada di satu tempat.

Apa yang Anda dapatkan

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara berbagi foto-foto keluarga lama?
Cara termudah: memotretnya di tempat dengan ponsel, atau mengunggah hasil pindai. Album menjadi peti harta arsip bersama yang selama ini masing-masing cabang keluarga simpan sendiri.
Apakah semua orang bisa mendapatkan album?
Penyelenggara mengunduh seluruhnya dengan satu klik dan membagikan tautannya: masing-masing pulang dengan semua foto, baik yang diambil hari itu maupun arsip.
Apakah mereka yang kurang paham teknologi bisa melakukannya?
Ya. Tanpa akun, tanpa aplikasi: kamera membaca QR, hanya dua gerakan saja. Para lansia bisa ikut serta seperti remaja.
Apakah album ini pribadi?
Ya. Hanya dapat diakses melalui QR atau tautan yang dibagikan kepada kelompok, dengan kode opsional. Disimpan di Uni Eropa, sesuai dengan GDPR.
Buat album reuni

Lihat juga